DENPASAR - Satu dari tiga kawanan pencuri kendaraan bermotor (curanmor), yang biasa beroperasi di Kuta, dihadiahi timah panas oleh anggota polisi Polsek Kuta. Wakapolsek Kuta Iptu Muhammad Agustiawan, mengungkapkan pelaku berinisial AR (24) terpaksa ditembak, lantaran berupaya melawan saat penangkapan.
“Aksi terakhir pelaku pada 23 juni jam 23.00 Wita di parkiran elektronik Kubu Anyar Kuta,“ kata Agus dalam keterangan resminya, Selasa (25/6/2013).
Dari pengakuan pelaku diketahui kawanan ini dalam melancarkan aksi menggunakan modus baru dengan menggunakan mobil. Saat beraksi, salah satu pencuri berperan sebagai "pemetik" dan lainnya menunggu di mobil. Motor curian yang digondol lalu diganti dengan plat palsu dan setelah kabur sambil diibuntuti kedua teman pelaku.
Dalam aksinya, seorang pelaku mengenakan pakaian adat, seolah-olah mereka orang sembahyang, supaya petugas tidak curiga. Dua pelaku lainnya masih buron adalah H dan S. Diduga keduanya kabur keluar Bali dengan mengunakan kendaraan roda empat. Kawanan ini biasanya usai beraksi sama sama membawa hasil curian ke pelabuhan untuk diseberangkan ke Jawa.
“Dia ditembak setelah ditembak kaki kirinya karena melawan saat ditangkap di tempat kosnya di Nusa Dua,“ imbuh Agus.
(K. Yudha Wirakusuma)