Tak Punya Rumah, Warga Cipinang Tinggal di Kuburan

Prascenda Christyanto, Jurnalis
Kamis 17 Oktober 2013 15:22 WIB
Ilustrasi (Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Sejumlah warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, menjadikan lahan Tempat Pemakaman Umum sebagai tempat tinggal. Mereka mendirikan bedeng-bedeng semi permanen untuk bertahan hidup.
 
Namun, mayoritas rumah bedeng tersebut kini telah rata dengan tanah. “Ada sekitar 300 rumah yang sudah dibongkar dengan inisiatif sendiri setelah beberapa kali mendapatkan surat pembongkaran dari pihak Pemprov DKI jakarta,” ujar Heru, petugas kantor TPU, Kamis(17/10/2013)
 
Sementara Udin, pemilik rumah bedeng yang masih bertahan di lahan pemakaman menyatakan telah meminta gubernur DKI melakukan relokasi. Dia sendiri berdalih masih tetap tinggal di area makam untuk menjaga agar penghuni lama tidak kembali membangun rumah di wilayah tersebut.
 
“Kami sempat mengutarakan  aspirasi ke Balai kota meminta Gubernur Joko Widodo untuk merelokasi, untuk dibuatkan rumah susun di dekat TPU, tapi permintaan masih dalam proses,” ungkapnya.
 
Udin menyatakan para penghuni rumah bedeng di lahan makam dulu berasal dari latarbelakang beragam. Mereka ada yang bekerja sebagai tukang ojek, pemulung dan serabutan. Uniknya ada beberapa rumah yang mempunyai fasilitas lumayan memadai seperti televisi, kulkas, AC, dan tempat tidur.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya