JAKARTA - Kepala Suku Dinas Pemakaman Pemerintah Kota Jakarta Barat, Muhammad Yuswardi, mengatakan sebanyak 11 lahan pemakaman di Jakarta Barat nyaris penuh dan sulit untuk dilakukan perluasan.
"Pemakaman di Jakarta Barat sudah penuh dan kami tidak bisa membebaskan lahan lagi, karena bersebelahan dengan pemukiman penduduk," kata Muhammad Yuswardi di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (29/9/2014).
Kendati sulit untuk melakukan perluasan lahan makam, namun Yuswardi tetap membuka peluang jika ada pemilik tanah yang mau menjual lahannya kepada Dinas Pemakaman.
"Perluasan lahan bisa saja terjadi asalkan ada lahan luas yang mau dijual dan tentunya harus ada SK Gubernur tentang pembebasan lahan," terangnya.
Untuk menyelesaikan masalah kekurangan lahan makam tersebut, Dinas Pemakaman Jakarta Barat meminta masyarakat memakamkan keluarganya secara ditumpang.
"Kekurangan lahan makam tidak akan terasa dan membantu pekerjaan Dinas Pemakaman jika masyarakat mau menguburkan keluarganya dengan cara ditumpang," terangnya.
Ia mengatakan, selama ini banyak warga yang cenderung mencari tanah pemakaman baru untuk menguburkan kerabatnya sementara ketersediaan lahan makam kian sedikit.
Yuswardi juga mengatakan saat ini Dinas Pemakaman Jakarta Barat sedang mendata ribuan makam yang tidak terurus dan tidak diperpanjang sewa makamnya untuk digunakan kembali oleh masyarakat yang membutuhkan.
(Tri Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.