JAKARTA - Keterbatasan Taman Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta semakin memprihatinkan. Dengan luas 650 km2, Jakarta harus menampung 12 juta penduduk, sedangkan lahan untuk pemakaman dan pertamanan terus menyusut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok), mencurigai ada oknum-oknum yang bermain dalam pembebasan lahan di ibu kota.
"Itu makannya lagi mau diselediki kenapa pembebasan lahan selalu bermasalah. Saya mensinyalir dan menaruh curiga ada orang yang mau jual lahan dimintai persenan dari oknum-oknum," tegas Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (15/9/2014).
Menurutnya, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) lahan di Jakarta semakin hari semakin mahal, namun banyak warga yang enggan menjual lahannya. Dia menduga ada oknum yang meminta fee 10 persen atas hasil penjualan tanah mereka.
"Soalnya NJOP sudah tinggi, dimintai lima persen bahkan sepuluh persen, ya orang pada enggak mau jual," ujarnya.
Ahok mengaku sudah mendapat laporan ada oknum-oknum yang bermain dalam pembebasan lahan di Jakarta. "Ada satu kasus yang sudah dilaporkan ke saya," tukasnya.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.