Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lahan Makam Sempit, Penguburan Akan Dilakukan Tumpang Tindih

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Senin, 16 Desember 2013 |13:41 WIB
Lahan Makam Sempit, Penguburan Akan Dilakukan Tumpang Tindih
TPU Tanah Kusir (Foto: Dede/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemprov DKI tengah menyediakan sejumlah bidang tanah untuk dijadikan lahan pemakaman. Namun, karena sempitnya lahan, Pemprov DKI bakal menerapkan sistem penguburan secara tumpang tindih.

"Kita mulai melakukan penguburan tumpang tindih. Diseleksi lagi, dilihat, bisa dapat cukup banyak. Sekarag sih masih cukup. Tegal Alur tahun depan mau dianggarkan juga. Tahun depan itu pohon ada benalu saja akan dianggarkan. Sudah ada dianggarkan pada APBD 2014," kaa Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Senin (16/12/2013).

Pembelian lahan pemakaman itu, lanjut Ahok, berada di beberapa lokasi seperti Tegal Alur dan Kampung Teko.

"Di Tegal Alur sebenarnya masih ada 65 hektare, tinggal pematangan. Di Tegal Alur, Kampung Teko itu juga ada 1,3 hektar wakaf orang. Ada juga di Kebun Jahe 1,2 hektar. Itu yang wakaf," ungkap Ahok.

Sayangnya, Ahok tidak menjelaskan lebih rinci berapa anggaran yang disiapkan untuk pemekaran lahan makam itu.

Terkait dengan mahalnya biaya pemakaman, Ahok mengatakan, hal tersebut muncul lantaran banyaknya calo yang menjual jasa pemakaman.

"Laporkan saja. Biar masyarakat sadar ada masalah. Rupanya jadi mahal itu sewa tenda, kursi dan seterusnya. Kita akan anggarkan supaya masyarakat yang tidak mampu pinjam aja di dinas biar kita juga gampang kontrol," ujar Ahok.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement