Dialog Damai Suriah, Oposisi Menolak Hadir

Andreas Gerry Tuwo, Jurnalis
Selasa 22 Oktober 2013 08:57 WIB
Militan Oposisi Suriah (Foto: Reuters)
Share :

LUKSEMBURG – Delegasi Uni Eropa (UE) yang terdiri atas menteri luar negeri dari negara anggota UE, dilaporkan telah tiba di Luksemburg. Mereka bertemu untuk membicarakan konflik Suriah yang tak kunjung usai.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Asthon menyebut para delagasi akan menentukan sikap UE dalam masalah senjata kimia Suriah. Tidak hanya itu, kondisi politik dan krisis kemanusian juga masuk dalam agenda dialog.

Bersama Negara Arab dan Negara Barat lainnya, UE berusaha menemukan cara membangun dialog damai di Suriah yang telah lama tertunda. 

Seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (22/10/2013), mereka berencana untuk mempertemukan Presiden Suriah Bashar Al-Assad dengan pihak oposisi.

Menurut Kepala Liga Arab Nabil El-Araby, dialog Suriah direncanakan dihelat tanggal 23 November. Namun, pertemuan ini diragukan keberhasilannya. Oposisi baru mau berdialog jika Assad sudah tidak di kursi Presiden lagi. Sikap oposisi ini menjadi halangan besar dalam rencana dialog.

“Sudah ada rencana untuk menggelar dialog. Tetapi tanggal penyelengaraan masih belum pasti,” ujar utusan PBB untuk Suriah, Lakhdar Brahimi. (why)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya