TEXAS - Peristiwa penembakan yang terjadi di markas Militer Amerika Serikat (AS) Fort Hood, di Texas, diduga diawali oleh pertengkaran antara prajurit. Pelaku penembakan diketahui sebagai prajurit yang masih aktif.
"Kekerasan yang terjadi ini, diketahui diawali oleh pertengkaran antara prajurit," ujar seorang sumber di Fort Hood, kepada CBS News, Kamis (3/4/2014).
Namun tidak dapat dikonfirmasi mengenai penyebab dari penembakan yang menewaskan empat orang, termasuk pelaku itu. Pelaku penembakan bernama Ivan Lopez.
Dirinya adalah seorang prajurit yang biasa bertugas sebagai supir truk kendaraan militer. Pria berusia 34 tahun tersebut diketahui melakukan penembakan masih menggunakan seragam lengkap.
Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel menyebut insiden penembakan di Fort Hood, sebagai tragedi buruk. Ditanya mengenai peningkatan keamanan di Fort Hood, usai peristiwa serupa beberapa waktu lalu, Hagel mengatakan, "ada sesuatu yang tidak berjalan ketika tragedi seperti ini terjadi".
Penembakan yang terjadi di markas Militer Fort Hood, juga mendapat perhatian dari Presiden Barack Obama. Presiden ke-44 AS tersebut mengatakan kesedihannya karena peristiwa seperti ini terjadi lagi.
Obama pun menegaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh mengapa peristiwa ini bisa terulang. Sebelumnya pada 2009, insiden serupa juga pernah terjadi.
(Fajar Nugraha)