Korea Utara, Kerajaan Penuh Teka-Teki (1)

Fajar Nugraha, Jurnalis
Sabtu 02 Agustus 2014 15:05 WIB
Kim Jong-Un beri pengarahan militer (Foto: Reuters )
Share :

PYONGYANG - Korea Utara (Korut) sejak masa pemerintahan Kim Il-Sung dan Kim Jong-Il selalu menarik perhatian. Kini di tangan Kim Jong-Un, negara ini masih dianggap berbahaya oleh pihak Barat.

Ada dua sisi yang diperlihatkan oleh Korut, pertama sisi yang dianggap menakutkan. Kemudian ada pula sisi yang dianggap terlalu komikal atau lucu. Namun ada sisi lain yang patut menjadi perhatian, yakni sisi horor.

Dalam penyelidikan selama satu tahun yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa Korut dikenal sebagai negara yang melakukan tindakan brutalitas terhadap warganya sendiri. Tindakan bruta tersebut bahkan tidak bisa dibayangkan dalam dunia saat ini.

"Berdasarkan laporan, Korut melakukan tindakan pembunuhan, penyiksaan, perbudakaan dan menyebabkan kelaparan massal terhadap warganya sendiri," tulis Frida Giths, dalam laporannya di CNN, Sabtu (2/8/2014).

Cerita mengenai para pengungsi yang berhasil melarikan dari Korut, menjadi contoh bukti mencekam bahwa rezim Korut bukan saja memberikan ancaman dari segi militer. Korut juga dianggap memberikan ancaman terhadap krisis humanitarian.

"Korut adalah kerajaan penuh teka-teki yang terus menerus mengancam, aneh serta brutal. Rezim pemerintahan Korut menjadi bukti di mana mereka tidak bisa memberi makan rakyatnya, tetapi mampu menyaingi rivalnya (dalam segi militer)," lajut Giths.

Melalui kekuatan militernya, Korut mampu membuat bingung negara tetangganya yang lebih makmur, Korea Selatan (Korsel). Hingga saat ini, Korsel masih terus mewaspadai kemungkinan serangan dari Negara Komunis Asia tersebut.

Korsel pun terus khawatir, apakah ibu kota mereka, Seoul bisa menahan gempuran bila Korut menyerang. Mengingat jarak dari perbatasan kedua negara hanya mencapai 35 mil.

Program nuklir Korut lain lagi ceritanya. Melalui serangkaian uji coba, -termasuk rudal konvensional- Korut mampu menarik negara besar seperti Amerika Serikat (AS) berupaya keras melakukan pendekatan agar Korut meninggalkan program nuklir mereka.

Namun semua itu sia-sia. Korut pun melakukan berbagai uji coba, termasuk uji coba roket jarak jauh dan uji coba nuklir. Mereka bahkan mengancam AS dengan uji coba nuklir keempat yang bisa berlangsung kapan saja.

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya