BANDUNG - Pemeran wanita dalam potongan video mesum ‘PNS Pemkot Bandung’, R, membuat pengakuan baru. Menurutnya, saat pembuatan video tersebut, dirinya dalam keadaan tertekan karena dipaksa oleh mantan suaminya, Yr, yang tak lain pemeran pria.
R menceritakan awal pembuatan video itu pada tahun 2011 lalu. Ia dan Yr yang tergabung dalam Rockmantic Band diundang untuk mengisi acara HUT Kota Bandung. Yr memberi ide menggunakan seragam tematik yakni seragam PNS, saat tampil. Seragam itu memang sudah dibuat oleh Yr.
Tapi karena acara berlangsung malam hari, seragam PNS urung dikenakan dan diganti dengan kostum biasa. Selesai acara, Yr masih sempat memberikan baju PNS tersebut kepada dirinya dengan alasan untuk dicoba.
“Karena ada keperluan pada orangtua, saya langsung pulang ke rumah orangtua, sementara Yr pulang ke rumah orang tuanya. Baju tersebut (PNS) dibawa oleh Yr,” beber Rinada dalam surat yang diterima Okezone.
Keesokan harinya, Ia dijemput Yr untuk pulang ke rumah orangtuanya. Sesampainya di rumah, Yr meminta lagi agar seragam PNS dicoba dengan alasan memastikan baju tersebut siap dipakai saat ada undangan menggung.
Tak berselang lama, Yr pun mengajak melakukan hubungan suami-istri namun ditolak oleh R. Tapi Yr terus membujuk bahkan memaksa. Saat itu, ia dan Yr memang masih berstatus suami istri.
“Di balik ajakan itu, Yr telah memiliki sebuah rencana untuk melakukan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan oleh saya. Dia sudah menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan foto-foto yang beredar saat ini. Seperti handycam dan lakban hitam yang dibawa dalam tas Yr,” katanya.
Melihat benda-benda tersebut, R sempat berpikir hubungan suami-istri yang akan dilakukannya dengan Yr tidak normal. “Y meminta dan membujuk saya agar hubungan itu direkam. Saya menolak, tetapi Yr terus membujuk bahkan memaksa. Ia mengikat tangan saya dengan lakban hitam pada saat melakukan itu. Dalam keadaan tertekan, saya meminta kepada Y untuk segera menghapus rekaman tersebut setelah selesai ditonton. Y janji untuk menghapus rekaman tersebut,” jelasnya.
Beberapa hari kemudian, R menggeledah lemar Yr untuk mencari rekaman video tersebut. Imbasnya, R dan Yr bertengkar hebat bahkan sampai saling pukul. Yr akhirnya mengaku, rekaman ada pada CD yang kemudian dipatahkan pada saat itu juga. Saat itu, Yr menjamin sudah tidak ada file rekaman lagi.
(Risna Nur Rahayu)