JAKARTA - Beredar spanduk PDIP menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah yang rencananya dilakukan pada bulan ini. Spanduk itu bertebaran di jalan-jalan protokol.
Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan kenaikan harga BBM akan dilakukan pada November 2014. Hal berbeda justru dilontarkan Presiden Joko Widodo yang mengungkapkan belum memutuskan hal tersebut.
Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Arbi Sanit, menilai PDIP tidak siap menjadi partai pemerintah. Sebagai partai yang mengusung Jokowi-JK sebagai capres-cawapres, seharusnya mendukung program-program pemerintah.
"Masak partai pendukung bersikap oposisi, itu artinya PDIP tidak siap berkuasa. Mereka tidak siap menjadi penguasa. Seharusnya apa yang dikatakan pemimpin didengar, jangan asal bicara di publik," ujar Arbi Sanit kepada Okezone, Rabu (5/11/2014).