JAKARTA - Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad alias Ra Momon, tidak muncul di rumah dinas dan kantor bupati sejak ayah kandungnya yang juga Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (2/12) dinihari.
Menurut informasi, Ra Momon berada di Jakarta ikut memantau kondisi ayahnya yang diperiksa secara meraton di kantor lembaga antirasuah Kuningan sejak kemarin.
Saat Okezone mencoba menelurusi keberadaan Ra Momon terhadap orang dekatnya, mereka mengaku tak mengetahuinya. Nomor telefon pribadinya aktif, namun tak diangkat-angkat.
Bolosnya putra Fuad Amin dibantah oleh Wakil Bupati Bangkalan Mundir Rofi'i. Alasan Makmun hingga kini tidak bisa ditemui, karena sedang melakukan perjalanan dinas ke luar kota. "Beliau sedang di luar kota," tegas dia.
Namun, Mundir enggan menjelaskan agenda Makmun ke luar kota tersebut.
Penangkapan mantan Bupati Bangkalan, Jawa Timur dua periode itu cukup menggegerkan warga Bangkalan. Bahkan untuk melakukan penangkapan dan penggeledahan, KPK harus dibantu ratusan polisi.
Seperti diketahui, petugas KPK menangkap Ketua DPRD Bangkalan yang juga mantan Bupati Bangkalan dua periode, Fuad Amin, di rumahnya, Selasa 2 Desember 2014, sekira pukul 01 00 WIB. Dari tangan Fuad Amin, KPK menyita tiga koper besar berisi uang yang dijadikan barang bukti. Selain Fuad Amin, KPK juga menangkap ajudannya di Jakarta Selatan, oknum TNI AL dan seseorang dari pihak swasta. Saat ini Fuad Amin tengah meringkuk di tahanan KPK Kuningan, Jakarta Selatan.
(Misbahol Munir)