DEPOK - Kesetiaan dan perjuangan Muhinah, nenek berusia 74 tahun, yang semangat menafkahi keluarganya patut diteladani. Di usianya yang sudah terbilang senja, wanita warga Gang Anggrek Gas Alam RT 004 RW 007 desa Curug kecamatan Cimanggis, Depok ini terpaksa bekerja dengan berjualan kue basah demi menghidupi suami dan anaknya.
Nenek Muhinah berjualan mulai dari subuh hingga sore hari dengan menawarkan kue-kue basah ke tetangga guna memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia tinggal bersama suaminya Bahrudin (77) dan anaknya Muhammad (32).
Kondisi rumah Muhinah sangat sederhana, tak ada barang-barang elektronik mewah. Bangunan rumahnya pun semi permanen. Kehidupan Muhinah terbilang sulit, ia harus menghidupi anaknya yang mengalami gangguan jiwa sejak 15 tahun yang lalu dan suaminya yang menderita tuna netra.
"Dulu (Muhammad) sempat sekolah, enggak tahu kenapa atau mungkin karena pergaulan teman-teman dia mulai marah-marah. Semua barang di rumah habis dihancurin kalau dia kumat. Dulu juga sempat dibawa ke rumah sakit di Cilendek Bogor karena enggak ada biaya. Ya terpaksa dibawa pulang," ujarnya.