Penghoeloe-penghoeloe, kiai-kiai dan orang-orang alim soedah djoega ikoet anter. Itoe orang-orang Selam dan Djawa dan apa lagi itoe jang alim-alim soedah njanji sepandjang djalan dengan soeara jang sedih; "AwIIoh hoema salim, Awlloh sajidina Moehammad Rasoeloellah."
Tak tertitung banyaknya karya sang Maestro yang mengundang decak kagum para perupa Indonesia maupun mancanegara. Lukisan dengan gaya naturalistik romantik milik Raden Saleh banyak yang menggambarkan perjuangan Rakyat Indonesia pada zaman penjajahan Belanda, seperti Penangkapan Diponegoro, Antara Hidup dan Mati, serta Perkelahian dengan Singa.
Tiga lukisan Raden Saleh tersebut merupakan masterpieces yang ditujukan kepada rakyat Indonesia untuk bangkit berjuang meraih perdamaian, yang kadang harus diperjuangkan secara hidup dan mati.
(Carolina Christina)