"Seperti abdi dalem di Keraton Yogyakarta atau di keraton Solo yang menyembah sang Raja melalui cium tangan," tuturnya.
Jadi secara umum, dia berpendapat, seorang menteri tidak perlu mencium tangan, apalagi cium tangan sesama menteri. Hal itu bisa diartikan ada sesuatu yang diharapkan (udang dibalik batu) politikus Hanura itu.
"Sebab cium tangan seperti itu yang dilakukan Menpan Yuddy, bisa diartikan mencari atau mengharapkan sesuatu dari Puan Maharani sebagai putri Ketua Umum PDIP Megawati," pungkasnya. (Sindonews)
(Susi Fatimah)