JAKARTA - DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta mendukung gerakan antikorupsi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Jakarta (Aswaja) terkait desakannya untuk membongkar kasus dugaan korupsi pada APBD-P 2014. Di antaranya adalah kasus pengadaan UPS dan buku yang nilainya miliaran rupiah.
"Aswaja jangan berhenti melakukan kontrol terhadap kasus anggaran yang terjadi di APBD DKI sampai kasus itu terbuka dan kelihatan, siapa aktor-aktor intelektualnya," ujar Wakil Ketua DPW PKB DKI, Djunaidi Sahal, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (4/4/2015).
Djunaidi secara khusus pun mendesak kasus dugaan korupsi terkait pengadaan uninterruptible power supply (UPS) dan buku pada APBD-P 2014 yang diduga melibatkan mantan Kepala Sarpras Dikmen Jakbar, Alex Usman serta Anggota DPRD DKI Jakarta Rina Aditya Sartika, yang keduanya merupakan ayah dan anak, agar diusut hingga tuntas. "Nomor rekening mereka, baik pribadi maupun perusahaan yang dimiliki harus diusut," tegasnya.
Djunaidi pun mendukung apa yang dilaporkan Aswaja ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) beberapa waktu lalu, untuk menyelidiki transaksi rekening pada pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. "Saya juga sependapat, agar BK (Badan Kehormatan) DPRD memproses laporan Aswaja, memeriksa Rina terkait keterlibatan dalam kasus pengadaan buku," jelasnya.