VALLETTA - Sebanyak 700 orang dikhawatirkan tewas setelah sebuah kapal nelayan yang berisi imigran terbalik di 70 mil (112,6 km) lepas pantai Libya, sebelah selatan Pulau Lampedusa, Italia. Kecelakaan ini disebut sebagai kecelakaan terburuk yang pernah terjadi di Laut Mediterania.
Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) menyatakan 50 orang dari 700 orang yang dilaporkan berada di dalam kapal telah berhasil diselamatkan.
“Mereka mencoba menemukan orang yang masih hidup di antara mayat-mayat yang mengambang di air,” demikian kata Perdana Menteri Malta, Joseph Muscat, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (20/4/2015).
Setiap hari semakin banyak imigran yang melarikan diri dari wilayah konflik di Afrika Utara, dan Timur Tengah, terutama dari Libya. Mereka mempertaruhkan nyawa dan mencoba menyeberang ke wilayah Eropa.