JAKARTA - Sejumlah wartawan di Beritajakarta.com yang berada di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika DKI Jakarta mengeluh lantaran tidak menerima gaji selama lima bulan terakhir. Akibatnya, banyak wartawan menjual harta bendanya guna untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Menurut salah seorang wartawan di media tersebut, JK (24), penundaan gaji terjadi sejak Januari 2015 hingga sekarang.
"Ini sudah masuk minggu pertama, bulan kelima dan belum ada kepastian," katanya, Rabu (6/5/2015).
Hal senada diucapkan karyawan lainnya, FG (26), dampak keterlambatan upah kerja yang dibayarkan Pemprov DKI membuatnya terpaksa memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup. Salah satunya dengan mencari pinjaman alias hutang.