Menanggapi pidato dari Presiden Nkurunziza di televisi, pihak tentara mengepung stasiun televisi milik pemerintah. Media lokal menyebutkan sekitar 20 tentara berusaha memanjat pagar untuk bisa masuk ke stasiun televisi.
Konflik di Burundi bermula ketika Presiden Nkurunziza memecat Jenderal Niyombare dari jabatannya sebagai kepala intelijen, akibatnya terjadi perpecahan di tubuh militer negara tersebut. Selain itu kubu oposisi juga menyatakan dukungannya kepada Jenderal Niyombare.
Kerusuhan besar pun terjadi di Burundi khususnya di Ibu Kota Bujumbara, dalam sepekan terakhir 19 orang dinyatakan tewas.
Presiden Nkurunziza saat ini sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tanzania, dan menyatakan kudeta yang dilakukan oleh Jenderal Niyombare hanya merupakan lelucon.
(Muhammad Saifullah )