Sebelumnya, Bank Dunia telah meminta Mesir agar mau membuka pintu perbatasan Rafah. Hal ini dikarenakan memburuknya situasi perekonomian di Jalur Gaza yang ditandai dengan tingginya angka pengangguran di wilayah tersebut.
Selain itu, barang-barang yang masuk ke Jalur Gaza diharapkan dapat menggairahkan sektor perekonomian di sana.
Mesir dan Israel sepakat untuk menutup pintu perbatasan Rafah sebagai bentuk protes kemenangan Hamas di wilayah tersebut. Selain itu, Mesir khawatir militan Hamas dapat masuk ke negaranya karena memiliki hubungan yang erat dengan Ikhwanul Muslimin.
(Muhammad Saifullah )