SUKOHARJO - Polres Sukoharjo menyerahkan penanganan kasus pengeroyokan dengan korban empat anggota TNI Angkatan Udara (AU) kepada Satpom Lanud Adi Soemarmo dan Denpom IV/4 Surakarta. Pasalnya, pelaku merupakan oknum Kopassus.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai mengatakan, pihaknya sempat menangani kasus tersebut sebelum mengetahui korban merupakan anggota TNI AU. Berdasarkan pemeriksaan saksi dan bukti rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.
Oleh karena itu, Andy menyerahkan penanganan kasus selain kepada Satpom TNI AU dan Denpom. Turut diserahkan pula barang bukti berupa rekaman kamera CCTV. “Barang bukti kami serahkan baik ke Satpom TNI AU maupun Denpom. Memang ada dugaan pelakunya anggota TNI AD. Soal korban dan pelaku anggota satuan mana, saya enggak tahu,” ungkap Andy, Selasa (2/6/2015)
Kamera CCTV yang terpasang di Karaoke Bima, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, itu merekam beberapa adegan saat peristiwa terjadi di dalam ruang maupun di tempat parkir. Namun, yang jelas terekam hanya kejadian pengeroyokan di tempat parkir. Menurut Andy pelaku lebih dari 10 orang. Mereka berpakaian sipil dan mengenakan topi. Tidak diketahui secara pasti motif pengeroyokan tersebut.