Soekarno, Sang Penakluk yang Lahir di "Dapur Revolusi"

Randy Wirayudha, Jurnalis
Sabtu 06 Juni 2015 09:51 WIB
Bung Karno-Pak Harto (Foto: Buku Wartawan Istana Bicara Pak Harto)
Share :

Tapi kadang, Soekarno harus ambil cuti untuk bekerja sebagai pegawai administrasi di Djawatan Kereta Api dengan gaji Rp165, demi menghidupi istri pertamanya, Oetari, serta dua anak Tjokroaminoto yang masih kecil, pasca-Tjokroaminoto ditahan Belanda.

Soekarno juga menggantikan Tjokroaminoto dalam hal pengajaran sampai bisa kembali kuliah ke Bandung, usai dibebaskannya Tjokroaminoto tujuh bulan setelah ditangkap.

Oleh karenanya ketika menulis tentang Soekarno dalam masa muda dan pendidikannya di Surabaya dan Bandung, dituliskan Cindy Adams dalam ‘Sukarno: An Autobiography As Told To Cindy Adams’, menyebut Surabaya sebagai dapur revolusi.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya