Kartun Nabi Muhammad Ditayangkan Tiga Kali di Belanda

Pamela Sarnia, Jurnalis
Sabtu 20 Juni 2015 22:07 WIB
Geert WIlders Akan Menayangkan Kartun Nabi Muhammad di Stasiun Televisi Nasional Belanda (Foto: BBC)
Share :

AMSTERDAM - Politikus asal Belanda bernama Geert Wilders, mengumumkan perihal penayangan Kartun Nabi Muhammad. Dia mengatakan, kartun Nabi Muhammad akan ditayangkan di stasiun televisi nasional Belanda, Dutch TV, hari ini. Kartun tersebut akan ditayangkan ulang pada 24 Juni dan 3 Juli 2015.

"Stasiun televisi Belanda tidak dapat menghentikan kami untuk menayangkan kartun tersebut. Setiap partai yang ada di Parlemen Belanda saat ini punya kesempatan untuk menunjukkan diri mereka di televisi nasional, dan berdasarkan hukum mereka tidak dapat dicegah bila ingin mengadakan siaran," ujarnya, sebagaimana dikutip dari The Independent, Sabtu (20/6/2015).

"Siapa pun dapat melawan program tersebut, tapi setelah program itu ditayangkan, bukannya sebelum penayangan," tegasnya.

Pemimpin Partai Belanda untuk Kemerdekaan (PVV) tersebut mengatakan, tayangan kartun Nabi bukanlah bentuk provokasi, justru kartun tersebut akan menyampaikan pesan ke teroris, bahwa kekerasan dan ancaman mereka tidak mempan.

"Kita harus melakukan apa yang teroris harapkan kita berhenti melakukannya. Bila tidak, kita akan menyampaikan pesan kepada para teroris kalau tindakan serta ancaman kekerasan efektif, dan itu tidak boleh terjadi," sambungnya.

Geert Wilders mengatakan, dia ingin menayangkan kartun Nabi Muhammad setelah insiden berdarah yang terjadi pada Kontes Kartun Nabi Muhammad di Garland, Texas, Amerika Serikat (AS) pada awal Mei lalu.

"Tayangan itu seperti berjalan-jalan di sebuah museum. Saya akan menunjukkan pemirsa sejumlah kartun pilihan saya. Pertama-tama saya akan menjelaskan alasan saya ingin menunjukkan kartun tersebut, yaitu mengenai peristiwa yang terjadi di Garland, Texas, dan menjelaskan kartun tersebut bukanlah bentuk provokasi," jelas dia.

"Kami akan menggunakan kertas dan pena untuk menang atas mereka yang menggunakan senjata," pungkasnya.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya