Kesepakatan Nuklir Iran Dinilai Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Jihad Dwidyasa , Jurnalis
Rabu 15 Juli 2015 14:30 WIB
Pembicaraan nuklir Iran di Kota Wina (Foto: Xinhua)
Share :

TEHERAN – Tercapainya kesepakatan program nuklir Iran dengan enam negara kekuatan dunia atau P5+1 (AS, Jerman, Rusia, Prancis, Inggris, dan China) dinilai akan meningkatkan ekonomi Iran.

Pendapat itu dikemukakan oleh beberapa pakar ekonomi Iran yang bekerja di luar negeri. Sanksi ekonomi dan embargo senjata yang dijatuhkan kepada Iran oleh negara-negara Barat dan PBB telah membuat negara pimpinan Presiden Hassan Rouhani tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat lambat.

“Saya pikir prioritas utama yang dipikirkan Pemerintah Iran dalam kesepakatan program nuklir adalah untuk meningkatkan sisi ekonomi negara,” ujar pakar ekonomi Iran di Institusi untuk Internasional dan Keamanan Jerman, Walter Posch, seperti dilansir Reuters, Rabu (15/7/2015).

“Dengan tercapainya kesepakatan program nuklir, saya yakin pertumbuhan ekonomi Iran akan meningkat, bukan agresi militernya. Namun, tentu saja masih banyak yang harus dibenahi setelah tercapainya kesepakatan nuklir,” lanjut dia.

Sementara itu, pakar ekonomi Iran dari Universitas Minnesota, William O Beeman, mengatakan, akan ada banyak investor asing yang menanamkan modal setelah sanksi Iran dicabut.

“Saya pikir setelah sanksi Iran dicabut dalam kesepakatan program nuklir akan ada banyak investor asing yang menanamkan modalnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Iran,” ujar Beeman.

Kendati demikian, tetap saja Pemerintah Arab Saudi dan Israel selalu menuding bahwa agresi militer Iran akan meningkat seiring dengan disepakatinya perjanjian nuklir oleh negara P5+1.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya