JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih mendalami dugaan tewasnya pelajar di Bekasi usai mengikuti masa orientasi siswa (MOS). Bahkan, Kemendikbud telah melakukan pertemuan dengan orangtua korban, Evan Christopher Sitomorang (12).
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud Asianto Sinambela menjelaskan, sejauh ini, Kemendikbud belum menyimpulkan pihak-pihak yang terkait dalam kasus tersebut.
"Kami sudah ketemu pihak keluarga, kepala sekolah dan sumbernya langsung. Jadi harus diteliti lagi dan data-data dari keterangan sedang dipelajari dan tinggal diserahkan kepada polisi," kata Anto ketika dihubungi Okezone, Senin (3/8/2015).
Anto menegaskan, Kemendikbud belum memastikan informasi terkait kabar bahwa Evan tewas diduga akibat MOS di SMP Flora, Bekasi. Sebab itu, perlu dilakukan pemeriksaan oleh ahli dan dokter terhadap apa yang menjadi penyebab dari pelajar itu meregang nyawa.
"Ada penyakitnya atau tidak, apakah dia (korban) sedang sakit saat mengikuti MOS atau sebelum mengikuti MOS perlu dilakukan pemeriksaan. Jadi perlu dipetimbangkan dari berbagai aspek," katanya.