"Saya sendiri kerja di situ sejak Angeline hilang. Waktu itu saya curiga Angeline ada di rumah. Karena dia mencari satpam, tapi tidak diperkenankan masuk ke dalam rumah. Dari situ saya agak curiga kepada Margriet," kata Raka.
"Setiap Margriet keluar, saya berusaha masuk ke dalam rumah mencari Angeline, tapi saya tidak pernah menemukannya," timpalnya lagi.
Dia menjelaskan, pada 5 Juni 2015 dia memberitahu kepada penyidik bahwa ada bau busuk menyengat keluar dari dalam rumah tersebut.
Kemudian polisi tersebut memberi tahu atasannya, dan mereka pun masuk ke dalam menelusuri rumah itu. Namun, saat itu pihak kepolisian tidak mencium bau mayat korban.
"Kalau saat itu kepolisian lebih jeli, mungkin pada saat itu juga Angeline ditemukan," terangnya.