"Ini baru dihuni sekira empat minggu lalu. Saya baru tahu ini ada penghuninya, karena empat minggu lalu terpampang ada tulisan dijual," ujar Wakil Ketua Persaudaraan Setra Duta (PSD), Rady Cahyadi saat ditemui di lokasi usai menjadi saksi penggerebekan, Rabu (26/8/2015).
Rady tak menyangka rumah tersebut digerebek, karena selama ini dirinya melihat tak ada aktifitas mencurigakan di rumah tersebut. Bahkan, kesehariannya juga tak tampak adanya keluar masuk kendaraan.
"Sama sekali tidak terlihat ada yang mencurigakan. Soalnya sebelum ada tulisan dijual, lampu pun sudah menyala dan sampai sekarang belum pernah dimatikan," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW setempat.
Pantauan Okezone di lokasi, hingga pukul 20.15 WIB tim gabungan masih melakukan penggeledahan dan pemeriksaan di dalam rumah tersebut. Sementara polisi berseragam dengan senjata laras panjang berjaga di luar rumah.
Selain pihak kepolisian, terpantau pula satu unit bus bertuliskan Mobil Deteni berukuran sedang milik milik Kantor Imigrasi Klas I Bandung yang terparkir tepat di samping rumah. Penggerebekan tersebut diduga terkait dengan jaringan narkotika internasional dan perkara cyber crime.
(Arief Setyadi )