PEKANBARU - September ini harusnya menjadi bulan bahagia bagi pasangan Abdullah Sany (29) dan Elise Citrawati (26). Keduanya akan menggelar resepsi pernikahan, tapi karena kabut asap menyelimuti Pekanbaru, rencana suci itu terpaksa diundur.
"Iya rencanya bulan ini mau resepsi, tapi karena asap semakin pekat terpaksa diundur. Rencananya awal tahun depan saja," kata Sany kepada wartawan, Senin (7/9/2015).
Diundurnya resepsi pernikahan Sani-Elise karena udara sangat menghawatirkan. Ditambah lagi berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan baru turun Oktober. Itu artinya kebakaran hutan dan lahan di Riau masih sangat memungkinkan terjadi sepanjang bulan ini.
"Takutnya kalau kita paksakan (September), nanti tamu undangan sedikit, karena bisa saja mereka khawatir terserang penyakit. Yang kita maukan di acara nanti banyak tamu yang datang, karena pernikahan sesuatu yang paling bersejarah," ucap warga Pekanbaru ini.
Keputusan diundurnya resepsi pernikahan merupakan kesepakatan bersama setelah Sani dan Elise berdiskusi. Menurut Sany, tunangannya itu dapat memahami kondisi Pekanbaru saat ini. Wanita yang berprosesi sebagai guru itu juga akan tetap setia di sampingnya meski resepsi diundur.
Sani yang sehari-hari bekerja sebagai jurnalis itu berharap resepsi pernikahannya awal tahun nanti berlangsung lancar. Resepesi nantinya akan digelar dua kali, yakni di kediamannya di Kabupaten Indragiri Hulu dan di rumah calon istrinya. "Kita mohon doa restu untuk kepada semuanya," harapnya.
(Risna Nur Rahayu)