PADANGSIDIMPUAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan, mengutuk peredaran hijab bermotif wanita telanjang. Sebab, sudah mencederai umat Islam, khususnya perempuan muslim.
“Kami mengutuk peredaran hijab bermotif wanita telanjang, karena sudah menghina umat Islam, khususnya wanita muslim yang kesehariannya menggunakan jilbab,” ungkap Ketua MUI Kota Padangsidimpuan, Zulfan Effendi Hasibuan, ketika ditemui di ruangannya.
Dia menilai, pembuatan hijab tersebut harus dihentikan, karena mengganggu kenyamanan para wanita muslim untuk menggunakan jilbab.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, jilbab merupakan lambang dari moral wanita muslim untuk menutupi aurat mereka. Adanya motif-motif seperti itu sudah menodai ajaran-ajaran yang ada di agama Islam. ”Kami dengan tegas menentang pembuatan jilbab itu, karena tidak sesuai dengan ajaran agama Islam,” tuturnya.