China Tuduh Orang Terkaya di Asia "Tak Setia"

, Jurnalis
Selasa 22 September 2015 11:29 WIB
Orang terkaya di Asia, konglomerat asal Hong Kong, Li Ka-shing (Foto: Reuters)
Share :

BEIJING – Surat kabar yang menjadi corong Partai Komunis China, People’s Daily, mengecam ulah konglomerat Hong Kong Li Ka-shing karena telah menjual aset-asetnya di China daratan ketika perekonomian terbesar kedua di dunia itu sedang kesulitan.

Pengusaha berusia 87 tahun yang dijuluki Superman karena ketajaman insting bisnisnya ini telah melepas investasinya pada sektor properti di China, setelah menanam modal secara besar-besaran pada 1990-an.

Langkahnya yang berbarengan dengan penjualan aset-asetnya di Hong Kong itu memunculkan spekulasi bahwa orang paling kaya di Asia itu kehilangan kepercayaannya kepada China.

People’s Daily menulis, pembukaan pasar lebar-lebar dan kebijakan-kebijakan yang menguntungkan investor yang diberlakukan China selama ini menjadi kunci keberhasilan Li dalam berbisnis di negara itu. Surat kabar itu menuding Li tidak setia karena meninggalkan pihak yang selama ini memberinya keuntungan.

(Retno Wulandari)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya