Kabut Asap, 2.064 Warga Riau Terserang Asma

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Minggu 04 Oktober 2015 05:13 WIB
foto: ilustasi Okezone
Share :

PEKANBARU- Tidak kunjung berakhirnya bencana kabut asap di Riau membuat penderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) semakin melonjak di Bumi Lancang Kuning-julukan Riau.

Berdasakan data dari Dinas Kesehatan menyebutkan, sebanyak 54.135 warga Riau menderita penyakit paparan asap. Penyakit paling banyak adalah ISPA dengan jumlah sebanyak 44.960 orang. Kemudian iritasi mata 2.753, Asma 2.064,Pnemumonia 769 dan panyakit lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Andra Sjafril menyatakan bahwa jumlah penderita karena paparan asap menyebar di 12 kabupaten dan kota di Riau. Terbanyak adalah di Kota Pekanbaru.

"Untuk lebih menekan angka penderita ISPA, kita siapkan puskesmas keliling. Kemudian ada juga posko penanggulangan panyakit akibat asap. Kita berharap tidak hanya pemerintah, pihak perusahaan juga harus berpartisipasi melakukan penanganan penyakit ISPA," ucapnya Sabtu (3/10/2015).

Selain pemerintah sejumlah pihak swasta juga melakukan penanganan penderita ISPA. PT Pusaka Megah Bumi Nusantara (PT PMBN) yang berada di Kabupaten Pelalawan, Riau melakukan pengobatan gratis ISPA untuk masyarakat.

Menurut Manager PT PMBN, Parlindungan Pardosi mengatakan pihaknya melakukan pengobatan gratis terhadap ratusan warga penderita ISPA di Desa Rantau Baru, Pangkalan Kerinci.

"Sebelumnya kami melakukan pengobatan gratis di Desa Bandar Sikijang, kali ini kami lakukan di Desa Rantau Baru. Hal ini semata-mata agar semakin luas jangkauan pengobatan gratis yang dapat kami berikan bagi warga yang terkena ISPA,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Rantau Baru, M Sahir menyambut baik bhakti sosial perusahaan ini.

"Warga kami merasa sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan perusahaan di tengah kondisi yang memprihatinkan ini. Kondisi asap sudah sangat meresahkan,” ujarnya.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya