SORONG - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TPPA) Kota Sorong di Provinsi Papua Barat, menemukan 69 tempat prostitusi di daerah itu.
"Jumlah tersebut tidak pasti dan akan terus meningkat karena masih banyak tempat prostitusi tersembunyi di Kota Sorong yang belum didata," kata Pendamping P2TPPA Kota Sorong, Setio, Jumat (16/10/2015).
Dia menjelaskan, P2TPPA Kota Sorong mencatat jumlah tempat prostitusi pada 2012 sebanyak 18 tempat, meningkan menjadi 29 tempat pada 2013.
"Jumlah tempat prostitusi di Kota Sorong pada 2014 tercatat sebanyak 57 tempat dan hingga Februari 2015 tercatat sebanyak 69 tempat prostitusi," tutur Setio.
Menurut dia, maraknya tempat prostitusi merupakan salah satu faktor penyebab kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Sorong, terutama kekerasan dalam rumah tangga.
Maraknya tempat prostitusi juga dinilai sebagai salah satu penyebab tingginya angka penderita HIV AIDS di sana.
(Abu Sahma Pane)