Polisi Turki Tahan 44 Musuh Nomor Satu Erdogan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 03 November 2015 16:00 WIB
Polisi Turki melakukan serbuan dan menahan 44 orang musuh nomor satu Presiden Erdogan (Foto: Cairo Post)
Share :

ANKARA – Kepolisian Turki melakukan serbuan ke 18 provinsi. Mereka menahan 44 orang yang memiliki hubungan dengan gerakan Islam modern. Gerakan tersebut merupakan musuh nomor satu Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Seperti dilaporkan oleh ABC News, Selasa (3/11/2015), mereka yang ditahan dalam serbuan pagi ini termasuk beberapa pemimpin daerah dan mantan kepala polisi. Mereka diduga bertindak di luar kewenangan hukum.

Penyerbuan ini terjadi setelah kemenangan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam Pemilu Minggu 1 November 2015. Tidak hanya sekadar menang, tetapi juga mendominasi parlemen sehingga menjadikan AKP satu-satunya partai penguasa di Turki.

Gerakan Islam modern diprakarsai oleh Fethullah Gulen, seorang ulama kharismatik Turki. Namun, gerakan tersebut dilabeli sebagai gerakan teroris oleh Erdogan setelah mereka melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi orang-orang terdekat Presiden berusia 61 tahun itu pada 2013. Erdogan menganggap penyelidikan tersebut adalah salah satu upaya kudeta terhadap dirinya.

Sebelumnya, pada Rabu 28 Oktober 2015 dini hari, polisi Turki menyerbu kantor media Koza-Ipek Holding yang merupakan media pengkritik pemerintah. Diduga kantor media tersebut juga berafiliasi dengan gerakan pimpinan Fethullah Gulen.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya