JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan militer negaranya siap menghadapi potensi invasi darat Amerika Serikat (AS). Iran menegaskan pihaknya menolak gencatan senjata di tengah ketegangan dengan Washington dan Israel.
Ditanya dalam wawancara video dengan NBC News pada Kamis (6/6/2026) apakah ia takut akan kemungkinan invasi oleh Amerika Serikat, Araghchi menegaskan Iran siap.
“Tidak, kami menunggu mereka,” katanya, sebagaimana dilansir TRT. Araghchi menambahkan bahwa Teheran yakin dapat menghadapi pasukan AS dan bahwa langkah seperti itu akan menjadi “bencana besar” bagi Washington.
Pernyataan tersebut muncul setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, serangan yang menurut otoritas Iran menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan beberapa pejabat keamanan senior.