Data-Data Ini Buktikan Pertemuan Jokowi-Obama Tak Gunakan Jasa Makelar

Jihad Dwidyasa , Jurnalis
Sabtu 07 November 2015 20:11 WIB
Menlu RI, Retno Marsudi (Foto: Jihad/Okezone)
Share :

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi pada hari ini membeberkan semua fakta dan data untuk membantah isu tak sedap yang menyebutkan bahwa kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Gedung Putih menggunakan jasa tim pelobi atau makelar.

Menurut Menlu Retno, surat resmi undangan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kepada Presiden Jokowi membuktikan bahwa tim persiapan kunjungan tidak menggunakan jasa makelar.

“Izinkan saya memberikan data-data dan bukti bahwa persiapan kunjungan Presiden RI ke AS memang tidak menggunakan jasa tim pelobi. Saya ingin mulai pada 10 November 2014, di sela-sela KTT APEC di Beijing ada pertemuan antara Jokowi dan Obama. Saat itu Presiden Obama mengundang secara lisan kepada Presiden Jokowi untuk melakukan kunjungan ke Gedung Putih,” ungkap Menlu Retno ketika ditemui wartawan di Kafe Kanawa, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11/2015).

“Dari pertemuan tersebut, kemudian pada Maret 2015 ada kunjungan Asisten Khusus Presiden AS sekaligus Dewan Keamanan Nasional AS untuk urusan ASEAN, Dr Evan Medeiros, yang membawa surat resmi undangan Presiden Obama kepada Presiden Jokowi,” lanjutnya.

Menlu Retno menambahkan, dalam surat itu disebutkan bahwa Obama sangat merasa senang untuk mengundang Presiden Jokowi ke Gedung Putih pada 2015. Obama merasa yakin, kedatangan Jokowi akan membawa kesempatan bagi kerja sama AS-Indonesia yang lebih baik lagi.

“Menanggapi undangan resmi Obama, Presiden Jokowi kemudian membalas mengirim surat resmi. Isi surat itu garis besarnya adalah, Presiden Jokowi gembira karena para pejabat AS-Indonesia telah sepakat untuk menentukan tanggal kunjungan ke Gedung Putih pada 26 Oktober 2015,” ucap Menlu Retno.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya