Data-Data Ini Buktikan Pertemuan Jokowi-Obama Tak Gunakan Jasa Makelar

Jihad Dwidyasa , Jurnalis
Sabtu 07 November 2015 20:11 WIB
Menlu RI, Retno Marsudi (Foto: Jihad/Okezone)
Share :

Menlu Retno kemudian menyampaikan bukti tambahan, dari Maret hingga Oktober 2015 dirinya terus melakukan serangkaian persiapan, berkoordinasi dengan kementerian lembaga lain, dan tentunya melibatkan KBRI kita di Washington dan Jakarta.

Dari saya pribadi, saya memimpin rapat persiapan kunjungan selama tiga kali, pada level menteri. Itu saya lakukan pada tanggal 17 september, 7 Oktober, dan 17 Oktober. Jadi, tiga kali persiapan pada tingkat menteri. Kemudian kami juga mengadakan rapat dengan kementerian lembaga terkait sebanyak 10 kali. Kementerian lain yang terkait pun mengadakan rapat dengan Kemlu sebanyak 20 kali terkait dengan persiapan nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani sebagai hasil kunjungan Presiden Jokowi ke AS,” imbuh Menlu Retno.

“Saya pun telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu AS John Kerry pada 22 September 2015, sebagai persiapan terakhir kunjungan Presiden Jokowi ke Gedung Putih yang berlangsung pada 26 Oktober 2015,” sambungnya.

Dari data-data itulah, Menlu Retno membuktikan bahwa isu tak sedap tersebut benar-benar terbantahkan.

“Jadi, saya pikir dari surat tersebut jelas bahwa komunikasi dilakukan dari awal secara resmi, melalui saluran-saluran resmi, dan dipimpin sepenuhnya oleh Menlu RI,” tegasnya.

(Jihad Dwidyasa )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya