Seorang warga Indonesia yang sedang berada di dalam salah satu restoran yang letaknya berdekatan dengan restoran dimana insiden terjadi mengatakan suasana kini sangat mencekam. Lies Marcus – yang menerima kabar itu – mengatakan kepada VOA, sahabatnya sedang makan malam di salah satu restoran ketika serangan terjadi.
Sahabat perempuan yang enggan dikutip namanya ini mengatakan kepada Lies lewat pesan singkat bahwa ia dilarang meninggalkan restoran dan restoran dikunci.
“Suasananya sangat mencekam karena kami tahu ada teroris yang menyerang. Tapi kami nggak bisa keluar menunggu aman. Kami memutuskan “mengungsi” ke bagian yang lebih dalam, tetapi nggak boleh duduk di dekat jendela restorant. Alhamdulilah kami bisa keluar dari bagian belakang restoran,” tuturnya.
Sahabat Lies Marcus ini adalah perempuan warga negara Indonesia yang bersuamikan seorang warga Prancis.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))