Busur, Anak Panah, dan Cairan Diduga Racun di Hunian Kader HMI

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Senin 23 November 2015 15:02 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti yang disita dari hunian HMI Makassar (Banda Tanjung)
Share :

PEKANBARU - Razia yang dilakukan aparat gabungan pasca-bentrok antara kader HMI Makassar dan panitia Kongres HMI di Pekanbaru, dini hari tadi, ternyata tak hanya membuahkan dua pucuk senjata api ratitan dan senjata tajam.

Polisi turut mengamankan busur dan anak panah dari tong sampah di sekitaran GOR Remaja yang dihuni kader HMI dari Makassar dan Ambon. Selain itu, ditemukan tiga botol yang isinya diduga racun untuk anak panah.

Saat ini barang bukti diamankan oleh aparat keamanan. "Untuk cairan yang kita sita dibutuhkan uji laboratorium apakah itu beracun atau tidak," ucap Kapolresta Pekanbaru Kombes Aries Syarif Hidayat, Senin (23/11/2015).

Apakah panah yang ditemukan itu ada kaitanya dengan bentrok dini hari tadi, yang mengakibatkan satu kader HMI asal Pekanbaru terkena panah, polisi mengaku masih menyelidki.

"Kita masih selidiki apakah barang bukti yang kita temukan itu ada kaitanya dengan bentrok dini hari tadi," pungkasnya.

Seperti diketahui, kader HMI dari seluruh Indonesia tengah berkumpul di Pekanbaru untuk mengikuti Kongres Ke-29. Kongres resmi dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla kemarin dan akan berakhir pada 26 November.

Namun pelaksanaan Kongres Ke-29 HMI ini menuai banyak kritikan, karena Rp3 miliar dana kongres bersumber dari APBD. Ironisnya, dana tersebut jauh lebih besar dari anggaran untuk bencana asap yang hanya Rp1,5 miliar.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya