Ini Penyebab Bentrok di Lapas Kerobokan Meluas

Puji Sukiswanti , Jurnalis
Jum'at 18 Desember 2015 10:26 WIB
Ilustrasi
Share :

DENPASAR - Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto menduga meluasnya bentrok pasca-bentrok di Lapas Kerobokan, karena ada orang di dalam lapas yang memberi tahu ke anggota ormas mengenai bentrok di lapas.

Seperti diketahui, dua penghuni lapas tewas dan dua lainnya dalam bentrokan di Lapas Kerobokan kemarin. Bentrok berlangsung setengah jam dari pukul 15.00 Wita.

Sekira 1,5 jam setelah bentrok, sekolompok massa diduga anggota ormas, mendatangi Lapas Kerobokan. Polisi berhasil meminta mereka meninggalkan lapas, tanpa ada keributan.

Namun berselang satu jam sekira pukul 18.00 Wita, bentrok antar kelompok pecah di Jalan Tengku Umar. Dua orang tewas dan tiga luka dalam bentrokan di jalan itu. Kuat dugaan, bentrok tersebut saling berkaitan.

"Kami menduga di dalam lapas ada orang yang memberitahukan bahwa terjadi keributan sehingga bentrokan ini melebar," kata Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto, Jumat (18/12/2015).

Hari ini, polisi memediasi dua pihak ormas yang terlibat pertikaian di Mapolda Bali. Dua ormas adalah Baladika dan Laskar Bali.

Sementara itu, bentrokan diduga terkait insiden berdarah di tempat hiburan malam Royal Palace, Jalan Diponegoro Nomor 180 Kompleks Ruko Arta Kencana Luhur Kapling 7-12 Denpasar, pada Rabu 23 September lalu.

Karena pada insiden tersebut pemilik sekaligus direktur operasional tempat hiburan tersebut, I Nyoman Widaya Budiarta (55) tewas bersimbah darah setelah ditikam sangkur.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya