Penculikan Wartawan Jepang Bisa Picu Bangkitnya Militer Jepang

Silviana Dharma, Jurnalis
Jum'at 25 Desember 2015 13:33 WIB
PM Jepang Shinzo Abe saat bicara di hadapan parlemen. (Foto: Xinhua)
Share :

Pria paruh baya yang baru menjadi wartawan lepas pada 2003 ini memang dikenal senang meliput ke daerah-daerah rawan konflik. Ia pernah meliput di Irak dan telah beberapa kali disandera sejak saat itu.

Terakhir, pada April 2004, Yasuda dikritik masyarakat Jepang karena sering menyusahkan pemerintahnya dengan bepergian ke lokasi perang di negara lain. Sehingga pemerintah harus beberapa kali menebus dan bernegosiasi dengan kelompok teroris maupun pemberontak demi memulangkan kembali dirinya.

Namun begitu, kejadian baru-baru ini, jelas membuktikan bahwa wartawan yang satu itu tidak jera dan terus saja kembali meliput ke daerah konflik yang menjadi favoritnya.

(Emirald Julio)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya