Bamsoet: 2016, Pemerintahan Jokowi-JK Tetap Gaduh

Qur'anul Hidayat, Jurnalis
Rabu 30 Desember 2015 10:31 WIB
Presiden Jokowi (ANTARA)
Share :

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo menilai, tahun 2015 dilalui pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dengan berbagai kegaduhan. Dibuka dari konflik Polri versus KPK hingga skandal perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Selain kegaduhan karena ulah beberapa oknum, pemerintah juga harus menghadapi berbagai tantangan seperti perlambatan ekonomi nasional dan posisi rupiah yang tertekan.

Untuk tahun 2016, politikus Partai Golkar itu memprediksi, pemerintahan Jokowi masih akan diwarnai dengan kegaduhan. Hal itu bisa ditandai dengan isu reshuffle, skandal Freeport hingga dualisme kepengurusan partai politik.

"Hingga desakan PDIP untuk mencopot Rini Soemarno yang tidak akan digubris Jokowi serta perseteruan internal antar partai pendukung pemerintah terkait kursi menteri dengan masuknya PAN dan tidak menutup kemungkinan juga akan disusul beberapa partai dari KMP, akan menjadi puncak kegaduhan sepanjang 2016," sebut Bamsoet kepada wartawan, Rabu (30/12/2015).

Kondisi akan bertambah parah dengan kegaduhan di parlemen dengan bergulirnya Pansus Angket Freeport. Dari sisi ekonomi, ancaman datang dari berbagai program BLT yang diperkirakan pada Februari-Maret 2016, jika tidak ditambah melalui APBNP akan menimbulkan masalah baru.

"Termasuk juga soal target penerimaan dari tax amnesty," tutup Bamsoet.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya