Lonceng pukul 00.00 WIB telah berdentang, semua tengah bersuka cita menyambut pergantian tahun 2016.
Tapi, tak elok rasanya menghadapi tahun 2016, tanpa menengok sebentar ke belakang, mengingat apa saja yang telah menghiasi perjalanan sepanjang tahun 2015. Termasuk perjalanan 365 hari di Redaksi Okezone.com.
Perjalanan setahun memang tak melulu diwarnai sukacita, banyak sekali duka cita dan tantangan yang tidak mudah ditaklukkan para punggawa okezone yang biasa disebut Okezoners.
Diawali Kisah AirAsia
Awal tahun 2015 dimulai dengan peliputan yang luar biasa menguras tenaga, yaitu ditemukannya bangkai pesawat Air Asia QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura. Pesawat tersebut hilang kontak pukul 06.12 WIB, Sabtu 28 Desember 2014. Terakhir komunikasi, pilot meminta izin agar pesawat bergeser ke kiri dan naik ke ketinggian 38 ribu untuk menghindari awan. Usai itu komunikasi terputus. Ada 155 penumpang, dan seorang anak bayi di dalam pesawat nahas tersebut.
Redaksi sigap dan langsung menerjunkan sejumlah reporter dan fotografer untuk ikut dalam pencarian yang dilakukan Badan SAR, TNI AU, dan tim lainnya.
Tanggal 30 Desember, Redaksi mendapat kabar dari fotografer Arif Julianto yang ikut melakukan pencarian dari udara bersama pesawat 295 TNI AU. Dia mengirimkan SMS bahwa ditemukan jenazah korban Air Asia mengapung. “Bang, jenazah AirAsia ditemukan”. Info tersebut disambungkan Feri Usmawan, koordinator foto kepada Pimred Okezone.
Mengejar informasi tersebut, Pimred langsung menghubungi Arif untuk memastikan penemuan tersebut. Walau sinyal agak sulit, tapi akhirnya dia memastikan dengan kuat bahwa itu adalah jenazah setelah mengecek dengan kamera jarak jauh. Okezone pun menjadi media online tercepat dalam mengabarkan penemuan jenazah tersebut.
Informasi tersebut menjadi awal perjalanan panjang peliputan hingga awal Januari –Februari 2015. Redaksi pun tanpa ragu mengirim tambahan awaknya, Quranul Hidayat, Feri Agustyawan, dan Angkasa Yudhistira ke Pangkalan Bun dan sekitarnya untuk melakukan peliputan hingga tuntas. Akhir tahun 2014 pun mereka habiskan di lokasi liputan, tanpa bersama keluarga, apalagi kolega.
Singkat kata, kesigapan Redaksi mengawal setiap informasi penting menjadi SOP (standard operating procedure) baku dalam menjalankan tugas personel Okezone.com. Sehingga setiap informasi pasti dikupas tuntas media portal MNC Group ini.
Semakin Kuat dan Berprestasi
Perjalanan panjang 2015 juga menorehkan catatan tersendiri. Di tengah banyaknya kemunculan media online di Indonesia membuat dunia media digital semakin kompetitif. Baik dari sisi inovasi, kreativitas konten maupun personel. Tak sedikit personel yang pergi dan datang menghiasi perjalanan tahun Kambing Kayu.
Kemunculan ‘darah-darah’ muda membuat roda mesin portal ini semakin berlari kencang, bak kuda besi yang menghantam apapun menghadang. Tradisi yang sudah diterapkan sejak lama ternyata dapat terwariskan dengan baik di tangan para anak muda, tulang punggung Redaksi.
Terbukti, dengan kerja keras, posisi portal Okezone semakin terangkat. Dari posisi 10 besar kini sudah menempati 4 besar portal news di Indonesia. Dengan Unique Visitor 6 juta perhari dan Pageviews 30 juta perhari, menempatkan Okezone di posisi 15 ranking Alexa, di atas Twitter Indonesia yang berada di posisi 16.
Tantangan dan Inovasi 2016
Kerja keras masih terus berlanjut. Dengan target menjadi nomor 1, Okezone terus membuat kreativitas dan inovasi. Banyak hal yang sudah disiapkan dengan matang dalam menghadapi tahun baru 2016.
Yang paling dekat adalah Euro 2016. Sebagai media partner resmi penyiaran informasi Euro 2016, Okezone (bagian dari MNC Group) telah menyiapkan banyak kejutan spesial untuk masyarakat Indonesia, khususnya penggila sepakbola. Namanya kejutan, tentu saja tidak mungkin di-share di sini. “Tunggu tanggal mainnya”, itu kata yang tepat untuk menjawab.
Tak hanya Euro 2016, banyak lagi program-program yang telah disiapkan untuk menghadapi tantangan tahun Monyet Api.
Selain program, inovasi-inovasi yang terbaru dan terdepan dari segi kreativitas dan teknologi tentu saja akan hadir di tahun 2016. Bertujuan semakin mendekatkan dan memanjakan Okezoners, selalu menjadi tujuan utama kerja keras ini.
Tahun Monyet Api memang akan menjadi tahun yang tidak mudah untuk ditaklukkan dan penuh tantangan. Tapi, kami percaya dengan optimisme dan kerja keras, kesulitan dan tantangan akan dapat dihadapi dengan baik.
Akhir kata, kembang api telah dilepas ke udara, teromper telah ditiup, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016. Semoga tahun baru ini akan membawa kebaikan untuk semua.
(Syukri Rahmatullah)