JAKARTA - Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Ira Puspadewi mengatakan selang waktu terjadinya dua Bom Thamrin hanya 30 detik.
Bom Thamrin terjadi sekira pukul 10.45 WIB, di mana pelaku aksi ledakan bom melakukan aksinya di Pos Polisi Lalu Lintas (Pos Polantas) Jalan Thamrin dan kedai kopi di Gedung Sky Land.
"Saya berada di lantai 10 Gedung Sarinah. Ruangan persis menghadap ke pos polisi tempat pemboman. Saya mendengar bom pertama lebih kecil dibandingkan bom kedua. Jarak sekira 30 detik dari bom pertama," kata dia di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (15/1/2016).
"Saya beranjak dari tempat duduk dan saya lihat pos polisi hancur. Saya lihat ada tiga orang tergeletak dan salah satunya mengeluarkan asap dari perutnya," tambahnya.
Sekadar informasi, Pasca-ledakan bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, PT Sarinah (Persero) memastikan ledakan bom yang terjadi bukan di Gedung Sarinah. Tapi terjadi ledakan bom di Pos Polisi Lalu Lintas (Pos Polantas) Jalan Thamrin dan kedai kopi di Gedung Sky Land.
Bom Thamrin tersebut menewaskan setidaknya tujuh orang orang. Lima di antaranya pelaku dan warga sipil.
(Fiddy Anggriawan )