JAKARTA - Insiden bom Sarinah, MH Thamrin, Jakarta, kemarin, meninggalkan pengalaman pahit bagi para korban, salah satunya Andi Dina Noviana, warga Lodan, Pademangan, Jakarta Utara.
Akibat ledakan itu, ia menderita luka di bagian punggung dan kaki sehingga mendapatkan total 12 jahitan. Saat kejadian, Andi sedang berada di Starbucks.
Ia pun menceritakan mengenai pengalaman mencekam tersebut.
“Tahu-tahu ada ledakan kencang, saya terlempar dan jatuh. Saat terbangun, sudah banyak asap dan orang berjatuhan,” katanya.
Setelah sadarkan diri, Andi berusaha untuk menyelamatkan diri. Ia pun meloncati jendela Starbucks yang sudah pecah untuk keluar dari bangunan tersebut.
“Saya lalu coba keluar dari jendela Starbucks yang pecah. Setelah keluar, saya jatuh lagi, kemudian terdengar ledakan lagi,” ujarnya.
(Susi Fatimah)