WASHINGTON – Laporan Agen Energi Atom Internasional (IAEA) akan dirilis di Wina, Austria untuk menyatakan Iran telah memenuhi perjanjian nuklir yang diteken pada Juni 2015 atau tidak. Jika memenuhi, sanksi Iran bisa saja dicabut.
Untuk menyambut pencabutan sanksi tersebut, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akan mengizinkan Iran untuk mengekspor pesawat terbang. Presiden 54 tahun itu akan memberikan kuasa kepada Kerry untuk segera mengeluarkan izin ekspor tersebut.
“Mereka sudah hampir memenuhi komitmennya. Ini adalah sesuatu yang patut diapresiasi. Kemajuan yang signifikan dalam pengurangan program nuklir Iran,” ujar Wakil Dewan Keamanan Nasional AS Ben Rhodes, seperti diberitakan USA Today, Sabtu (16/1/2016).
Meski begitu, dalam perjanjian nuklir tersebut, sanksi dari AS atas Iran hanya akan dicabut sebagian. Sanksi terhadap kekerasan atas hak asasi manusia (HAM) dan sikap Iran mendukung terorisme tetap diberlakukan. Embargo perdagangan juga akan tetap berlaku, namun terdapat pengecualian. Iran diperbolehkan membeli pesawat terbang sipil dari AS dan Iran dapat menjual beberapa kerajinan seperti karpet atau permadani ke AS.
(Wikanto Arungbudoyo)