"Pelaku masih dalam pengembangan, pembuktian Densus 88 untuk menemukan peran. Kami punya waktu satu minggu ungkap perannya di teror Thamrin," ujarnya.
Namun, Badrodin mengaku belum bisa mengungkapkan nama maupun inisial yang sudah ditangkap usai ledakan yang terjadi di kawasan Sarinah. Hal itu, lantaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
"Nama dan inisial kami belum bisa berikan karena teknis penyidikan dan penggembangan. Nanti saat waktunya kami bisa sampaikan," tandasnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)