"Pukul 20.20 WIB, ancaman melalui telepon oleh pelaku seorang lelaki diterima pegawai pemasaran perumahan," kata Agung, Sabtu (16/1/2016).
Kata Agung, sampai saat ini ancaman itu belum terjadi sejak ancaman yang diterima. Namun, pihaknya patut melakukan antisipasi dengan menerjunkan Tim Gegana dan menggelar operasi di jalan.
"Ini bentuk antisipasi kami. Gegana diterjunkan guna menyisir lokasi dan kami melakukan razia bersama TNI di Jalan mengantisipasi dugaan ancaman bom," jelasnya.
Diakui Agung, dalam operasi di jalan raya pihaknya menerjunkan masing-masing satu pleton Kepolisian dan satu Pleton TNI.
"Razia ini kami bekerja sama dengan TNI. Dan tidak ada yang ditemukan dalam kegiatan ini," tandasnya.
(Awaludin)