JAKARTA - Salah seorang pelaku teror bom Sarinah, Ahmad Muhazan bin Saron (25), sempat mengajak salah seorang warga untuk meledakkan diri bersama. Usaha Ahmad tersebut bahkan berhasil terekam kamera pengawas CCTV.
Diketahui, Ahmad adalah satu dari kawanan pelaku bom Sarinah yang melakukan aksi bom bunuh diri di dalam gerai Starbucks. Saat itu, dirinya sempat mengajak salah seorang warga berinisial A untuk tewas bersama.
"Dalam kasus teror bom di Sarinah, dapat kami pastikan dari olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) pelaku, yang melakukan sistem bunuh diri adalah yang di dalam Starbucks," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal kepada awak media dalam konferensi pers di Manajemen Media Center, Jakarta, Sabtu (16/1/2016).
Akibat peristiwa bom bunuh diri itu, kondisi jasad Ahmad begitu mengenaskan lantaran kondisi perut dan dada terkoyak. Bahkan, sebagian isi organ tubuh ahmad terhambur keluar. "Dia sangat dekat, bahkan mepet banget dengan pusat ledakan," ujar Iqbal.
Beruntung, saat itu A berhasil mengelak sehingga nyawanya tidak melayang bersama kepergian Ahmad. "Yang bersangkutan (A) selamat dan tidak meninggal dunia. Saat ini dia dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo. Dia ini sempat dipeluk tapi dia berhasil mengelak," tutupnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)