JAKARTA - Muhamad Ali, diduga sebagai salah satu pelaku teror bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Meski demikian, pihak keluarga memastikan bahwa Ali tak pernah pergi Suriah.
"Sepengetahuan saya dia gak pernah (ke Suriah)," ujar adik Ali, Rahman saat dikonfirmasi via telefon, Senin (18/1/2016).
Tak hanya itu, pihak keluarga juga memastikan bahwa Ali tak pernah membicarakan tentang Kafe Starbucks yang ikut menjadi sasaran bom kelompoknya. Keluarga hanya mengenal Ali sebagai sopir angkot KWK.
"Tidak pernah sama sekali (ngobrol soal Starbucks), saya tahunya cuma narik angkot aja cuma itu," imbuhnya.
Rahman menambahkan, Ali bekerja cukup giat. Bahkan dari siang hingga malam. Jika sedang libur, ia bekerja sebagai tukang parkir di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Barat. "Kalau gak narik angkot dia cuma markir. Sepengetahuan saya tuh kalau lagi libur gak ngapa-ngapain paling narik di parkiran di dekat pesanggrahan," tukasnya.
(Fahmi Firdaus )