Bahrun menambahkan, peringatan dan seruan tersebut bukanlah ejekan, cemoohan, bukan tontonan, maupun sumber berita dan gosip.
"Takutlah terhadap setiap ucapan dan perbuatan yang akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat. Sungguh anak-anak yatim, dan orang-orang yang terzalimi teramat dekat kedudukannya di akhirat bersama Allah dan Rasul-Nya," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )