JAKARTA - Wayan Mirna L Salihin (27) tewas usai meminum kopi khas Vietnam, di Restoran Olivier, West Mall, Grand Indonesia (GI), Jakarta Pusat pada Rabu, 6 Januari 2016 lalu. Mirna meregang nyawa setelah menyeruput kopi yang dipesan temannya sendiri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Labfor Mabes Polri, kopi yang dikonsumsi Mirna ternyata mengandung zat sianida dan bersarang di bagian lambung korban hingga menyebabkan iritasi dan pendarahan.
Sianida (Cyanide) merupakan salah satu jenis racun berbahan zat kimia yang sangat berbahaya bagi tubuh. Ketika racun diinduksi dalam tubuh dalam dosis tertentu dapat menyebabkan efek anjloknya kondisi tubuh. Racun bisa tertelan, terhirup, disuntikkan, atau bahkan terserap oleh kulit manusia.
Ada banyak cara untuk menentukan kadar bahaya sebuah racun, di antaranya mengenali sifat racun, konsentrasi dan jumlah, rute aliran, usia, ukuran tubuh, maupun kesehatan fisik manusia itu sendiri. Racun selain membuat penurunan kondisi kesehatan, juga dapat menyebabkan kematian. Berikut beberapa racun paling mematikan di dunia sebagaimana dihimpun Okezone dari berbagai sumber :
1. Arsenikum (Arsenik)
Arsenik ialah bahan metaloid yang sangat beracun. Jika seseorang mengonsumsinya zat ini dapat menyebabkan kelumpuhan, penyakit kanker, merusak sistem pencernaan bahkan berdampak pada kematian.
Pegiat hak asasi manusia (HAM), Munir Said Thalib tercatat menjadi salah satu korban dari racun jenis arsenik. Ia tewas diracun saat melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Amsterdam, Belanda dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 974 pada 7 September 2004 silam.
2. Cynide (Sianida)
Pengertian Sianida sebagaimana disitat dari Wikipedia ialah senyawa kimia yang mengandung kelompok siano C≡N, dengan atom karbon terikat-tiga ke atom nitrogen. Kelompok CN dapat ditemukan dalam banyak senyawa.
Beberapa adalah gas, dan lainnya adalah padat atau cair. Beberapa seperti garam, beberapa kovalen. Beberapa molekular, beberapa ionik, dan banyak juga polimerik. Senyawa yang dapat melepas ion sianida CN− sangat beracun.
Sianida biasa digunakan dalam aktivitas pertambangan yaitu dalam mengekstraksi emas dan perak. Aktivitas ini jelas dapat mengancam keselamatan para penambang seandainya terjadi kebocoran gas.
Sianida adalah salah satu racun yang sangat mematikan. Zat beracun ini bekerja dengan mengacaukan sel dalam menerima oksigen di dalam tubuh manusia. Ia dapat berbentuk gas seperti hidrogen sianida atau dalam bentuk kristal seperti potasium sianida atau sodium sianida.
Cara kerjanya ialah Sianida dapat memasuki tubuh melalui sistem pernapasan terutama paru-paru maupun masuk lewat pencernaan sehingga didistribusikan ke seluruh bagian tubuh. Pada dosis tertentu, zat ini dapat menyebabkan kematian hanya dalam waktu 15 menit saja akibat kekurangan oksigen.